Hijau bumi Alam Lestari
 

Temu Wicara Pemenang Lomba Wana Lestari

Jakarta, (18/08) setelah sukses meraih juara satu lomba Wana Lestari oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tingkat Provinsi Jawa Tengah, Green Community kembali unjuk gigi pada Malam Penganugerahan Ajang Wana Lestari Selasa, (18/8) di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Senayan Jakarta. Siti Nurbaya, Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan (Kemenhut) RI, secara langsung memberikan piala dan piagam penghargaan untuk Green Comunity yang sukses meraih juara terbaik kedua tingkat Nasional kategori Kelompok Pecinta Alam (KPA).

Kategori Kelompok Pecinta Alam merupakan kelompok yang telah berjasa dalam upaya pelestarian/ konservasi sumberdaya alam. Lomba Wana Lestari merupakan wujud pengakuan dan apresiasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan kepada masyarakat dan aparat pemerintah yang berprestasi dalam pembanggunan kehutanan. Lomba bergengsi tersebut dilakasanakan secara rutin setiap tahunnya dalam rangka meningkatkan peran serta masyarakat dan aparat pemerintah dalam pembangunan kehutanan. Lomba tersebut terdiri atas berbagai kategori seperti Kelompok Penyuluhan Kehutan, Kelompok Tani Hutan (KTH), Desa atau Kelurahan Peduli Kehutanan, Penyuluh Kehutananan Swadaya Masyarakat (PKSM), Kader Konservasi Alam, Kelompok Pecinta Alam (KPA) dan Polisi hutan.
Penyerahan piala penghargaan kepada Direktur Green Community


Kembali berharap

Siti Nurbaya menambahkan, semoga lomba ini dapat meningkatkan motivasi dan peran aktif masyarakat dalam pembangunan kehutanan. Hal senada juga diungkapkan Fathurrahman Sidiq, direktur Green Community 2015. Ia mengatakan, "Hasil kerja keras teman-teman Green Community semoga menjadikan semangat baru baik dalam berorganisasi maupun berkegiatan di bidang lingkungan".
Foto bersama seluruh pemenang lomba wana lestari

Tak Patah Arang
Meski berada di posisi kedua, namun tak menyulutkan semangat Green Community untuk lebih berpartisipasi dalam melakukan upaya konservasi sumberdaya alam. Kemenangan Green Community ini didasarkan pada beberapa aspek penilaian, diantaranya adalah keberhasilan dalam bidang rehabilitasi hutan dan lahan (RHL), konservasi sumberdaya alam, perlindungan dan pengamanan hutan dan pemberdayaan masyarakat di dalam maupun sekitar hutan. Kemenangan ini merupakan hasil kerja keras Green Community, terutama selama lima tahun terakhir. Green Community sendiri merupakan kelompok pecinta alam yang berkegiatan dalam menangkarkan kupu-kupu di penangkaran kupu-kupu Unnes, eksplorasi dan inventarisasi flora fauna, melakukan bina desa di Banyuwindu, dan pendidikan lingkungan.

Seperti halnya kupu-kupu yang menawan dan memukau pandangan, namun dibalik keindahanya, kupu-kupu telah melewati berbagai tahapan kehidupan dengan penuh perjuangan hingga akhirnya mengantarkanya pada sosok yang indah. Pun dengan kemenangan yang diraih GC ini bukan sesuatu tanpa perjuangan dan kerja keras, melainkan sebuah hasil dari kerja keras yang selama ini telah dilakukan. Karena “kemenangan adalalah milik orang yang mau bekerja keras” (Anonim).

Foto bersama pengurus Green Community

#HijauBumiAlamLestari

Posting Komentar

 
Top