Hijau bumi Alam Lestari
 

Mangrove Camp 2017

Minggu, 23 September 2017, di Desa Jeruksari, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Kelompok BINTARI dan kelompok tani Desa Jeruksari mengadakan kegiatan Mangrove Camp yang bertujuan untuk mengajak pemuda maupun masyarakat peduli pesisir pantai utara dengan melakukan penanaman 20.000 tanaman mangrove. Kegiatan ini juga mengajak para kelompok pecinta alam di Pekalongan dan kota di sekitarnya untuk berpartisipasi dalam penanaman 20.000 mangrove di sekeliling tambak di Desa Jeruksari. Masyarakat yang terlibat merupakan kelompok nelayan Desa Jeruksari, Pelajar SMA 01 Kajen, beberapa kelompok Pecinta Alam di Kota Pekalongan seperti SPP, dan Green Community.

Sesi diskusi
Desa Jeruksari dipilih sebagai tempat penanaman karena Desa Jeruksari merupakan salah satu desa pesisir yang keadaan lingkungannya kurang mendapat perhatian dari pemerintah sehingga timbul permasalahan berkelajutan seperti  rob. Menurut Bapak Wasis dari KKMD Kab. Pekalongan, rob di Desa Jeruksari semakin parah dari tahun ketahun, hal itu karena pembukaan lahan tambak udang windu besar-besaran di pesisir pantai Desa Jeruksari pada tahun 1990 yang mengakibatkan hilangnya hutan mangrove di sekitar pesisir. Ibu Eva dari Dinas Kehutanan Pekalongan menambahkan bahwa dari data terakhir yang diambil, luas hutan mangrove di pesisir pantai utara yang sebelumnya sekitar 7000 ha,sekarang menjadi 600 ha. Kedua alasan tersebut memperkuat dilakukannya kegiatan penanaman mangrove di Desa Jeruksari sebagai salah satu upaya pencegahan abrasi dan  rob. Sebelum melakukan kegiatan penanaman, dilakukan diskusi bersama dengan berbagai narasumber seperti Bapak Hartoyo sebagai perwakilan dari Balai Pengelolaan Hutan Wilayah IV Jateng yang memaparkan mengenai tindaklanjut pemerintah dalam mengatasi masalah lingkungan di Desa Jeruksari.

Penanaman mangrove
Salah satu mangrove yang ditanam berjenis Rhizophora mucronata, merupakan mangrove yang berdasarkan perbedaan salinitas termasuk dalam zona garis pantai, yaitu kawasan yang berhadapan lagsung dengan laut atau perairan. Sedangkan berdasarkan jenis vegetasi yang dominan, termasuk zona Rhizophora, dengan ciri substratnya lunak berupa lumpur dan masih tergenang air pada saat air pasang.

(Mitzi Leviamanda)

Posting Komentar

 
Top