Hijau bumi Alam Lestari
 



Tahun 2018, Xenodermus javanicus yang merupakan angkatan XII Green Community melakukan eksplorasi Hutan Lindung Sokokembang Petungkriyono. Sebanyak 16 orang mahasiswa mengikuti kegiatan eksplorasi ini. kegiatan lapang ini dilakukan mulai dari tanggal 1 Agustus hingga 4 agustus 2018. Tujuan dari eksplorasi Petungkriyono sendiri merupakan salah satu syarat bergabung dalam organisasi kelompok studi alam Green Community. Terlepas dari tujuan tersebut kegiatan ini dijadikan sebagai ajang pembelajaran untuk memperoleh informasi kepada mahasiswa mengenai keanekaragaman jenis taksa kupu, capung dan lapis bawah yang berada di kawasan hutan lindung Sokokembang Petungkriyono. Kegiatan ini diawali dengan pembagian kelompok menjadi 2 kelompok besar. Dalam setiap kelompok terdapat minimal 4 orang yang bertugas memasang plot, marking plot pada GPS, dokumentasi, dan notulensi.
Eksplorasi Sokokembang Petungkriyono adalah kegiatan inventarisasi kekayaan jenis taksa kupu, capung dan tumbuhan lapis bawah yang berada di beberapa beberapa kawasan hutan Lindung Sokokembang Petungkriyono Pekalongan. Eksplorasi dilakukan bersama dengan seorang pegiat alam yang bernama Bapak Tasuri. Hari pertama kami melakukan penyusuran trak dan pembagian titik pengambilan data, hari kedua pengambilan data kupu,capung, herpet. Pada hari ketiga pengambilan data kupu, lapis bawah dan herpet dan hari terakhir identifikasi semua hasil data yang diperoleh di lapangan.  

Herping di sepanjang sungai 

Pengambilan Data Kupu
Sebagai informasi, hutan Sokokembang Petungkriyono dijadikan sebagai tujuan eksplorasi kami dengan berbagai alasan anatara lain hutan ini merupakan kawasan hutan lindung yang masih menyediakan habitat liar pada flora dan fauna yang ada di kawasan pulau jawa. Terdapat beberapa spesies langka dan dilindungi berdasarkan Peraturan PP Nomor 7 Tahun 1999 tentang Flora dan Fauna yang dilindungi yaitu Lutung Hitam, Surili, Owa Jawa, Elang Hitam, Elang Jawa, Julang Mas anggrek Ki Aksara dan Kantung Semar. Selain itu juga kawasan hutan ini merupakan kawasan hutan ekowisata dimanfaatkan sebagai hutan konservasi kopi oleh masyarakat petani. Banyak hal menarik yang perlu digali dan diungkap dari kawasan ini.
Hasil eksplorasi herpet diperoleh beberapa spesies antara lain Hylarana chalconata, Bufo asper, Pada Kesempatan ini, Mahasiswa yang tergabung dalam kelompok studi alam Green Community diberi kesempatan untuk melihat beberapa spesies langka dan yang dilindungi yaitu Lutung Hitam, Surili, Owa Jawa, Elang Hitam, Elang Jawa, Julang Mas.
Sego Megono
Setelah mengambil data tim eksplorasi melaksanakan makan siang bersama. Dengan menyajikan makan siang dengan makanan khas pekalongan dari bahan cacahan nangka muda yang dimasak dengan kelapa parut dan resep rahasia dikenal dengan istilah Sego megonomomen ini bertujuan untuk kian meningkatkan kekompakan, kebersamaan, dan tetap menjunjung tinggi niai korsa. Semoga kegiatan ini bisa menjadi semangat untuk terus mengembangkan potensi diri menjadi lebih baik. Salam Lestari! (Wahyu Nilam Cahyati-Laproptera 008)

Posting Komentar

 
Top