Rekomendasi Film dan Buku untuk Menemukan Alasan "Why Zero Waste"

Zero waste berarti Bebas sampah yang mana arti dari kalimat ini yaitu mendorong untuk perancangan ulang daur sumberdaya, sehingga semua produk digunakan kembali. Tidak ada sampah yang dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir dan insinerator atau teknologi termal lainnya.

Nah, menarik bukan? Kali ini kami ingin share sama kalian beberapa rekomendasi film dan buku yang bisa kalian tonton dan baca mengenai permasalahan sampah yang bisa mengubah cara berpikir mengenai sampah itu sendiri.

Rekomendasi Film :

Wall-E 

Wall-E mengambil latar waktu di masa depan, di bumi menjadi tempat yang di penuhi oleh sampah dan tidak lagi dapat ditinggali sehingga manusia pindah ke luar angkasa.  Wall-E sendiri merupakan sebuah robot yang ditinggalkan di bumi untuk membersihkannya dari sampah, dan menjadi satu-satunya robot yang masih berfungsi.

Hidup Wall-E yang berputar pada kegiatan mengumpulkan sampah berubah ketika ia bertemu dengan EVE. Apakah mereka bisa mengubah bumi menjadi tempat yang layak di huni kembali? Yukk ditontonn

 

Film yang sarat komedi ini sangat cocok untuk ditonton bersama keluarga, dan pada saat yang sama membawa pesan penting mengenai betapa seriusnya dampak permasalahan sampah dan lingkungan bila tidak ditangani.



A Plastic Ocean

Premis film A Plastic Ocean bermula saat seorang jurnalis bernama Craig Leeson menemukan sampah plastik di laut yang seharusnya masih belum terjamah manusia dalam perjalanannya untuk menemukan paus biru. Craig kemudian bekerja sama dengan penyelam bernama Tanya Steeter serta sekelompok ilmuwan dan peneliti untuk mengunjungi 20 lokasi di seluruh dunia dalam kurun waktu 4 tahun demi menyoroti dampak dari sampah plastik terhadap ekosistem laut.

Selain menyoroti tentang bahaya dan dampak dari polusi plastik terhadap ekosistem laut, film ini juga menyajikan solusi inovatif yang dapat dilakukan oleh semua pihak, mulai dari pemerintah sampai individu, demi terwujudnya laut yang sehat dan bebas dari sampah plastik.

The True Cost

 Film ini akan membuat penontonnya berpikir ulang mengenai bagaimana mereka mengkonsumsi fashion, antara lain mengenai frekuensi membeli pakaian baru, tempat pakaian itu dibuat, polusi dan sampah yang dihasilkan dari proses pembuatan pakaian, sampai pada buruh-buruh yang bekerja di pabrik tekstil dengan upah rendah. Jarang-jarang nih ada film yang mengangkat isu sampah tekstil, wajibb ditontonn.

The Clean Bin Project

The Clean Bin Project bercerita tentang pasangan Grant dan Jen yang bersaing dengan satu sama lain untuk mengurangi sampah yang mereka hasilkan selama satu tahun. Persaingan ini mereka lakukan dalam rangka menjawab pertanyaan “Bisakah manusia hidup tanpa menghasilkan sampah?”


Trashed

Trashed pertama kali diputar di festival film Cannes di tahun 2012 dan bercerita tentang investigasi yang dilakukan oleh aktor Jeremy Irons mengenai dampak global dari perilaku konsumerisme umat manusia serta polusi yang dihasilkan. Penonton akan diajak berkeliling dunia dan melihat bagaimana sampah telah mencemari tempat-tempat indah yang ada di bumi.

Film ini mengajak kita untuk bertanggung jawah terhadap sampah yang telah kita hasilkan, mengurangi sampah yang akan dihasilkan, sekaligus memperlihatkan usaha yang telah dilakukan oleh orang-orang di berbagai belahan dunia.

 

Rekomendasi Buku :


Menuju Rumah Minim Sampah

Buku “Menuju Rumah Minim Sampah” ditulis oleh seorang ibu rumah tangga bernama DK. Wardhani atau biasa dipanggil Dini. Berangkat dari kepeduliannya terhadap isu lingkungan, Dini menulis sebuah buku berjudul “Menuju Rumah Minim Sampah” yang memberi panduan sederhana menyelamatkan bumi dimulai dari lingkungan terkecil yakni rumah.

Buku ini dapat merubah kita dari yang tidak tahu menjadi tahu, dari tidak sadar menjadi sadar, dari diam menjadi bergerak, dan dari tidak mau menjadi melakukan. Dari hal-hal yang sederhana namun berdampak baik. Secara ringkas, buku ini mengajak kita untuk belajar sampah dimulai dari apa yang kita konsumsi dari rumah. Cara kita mengkonsumsi makanan, barang, dan cara memperlakukan sisanya. Buku ini juga sekaligus mengajak kita mengevaluasi gaya hidup dan melihat sesuatu yang kita konsumsi berdampak positif atau negatif terhadap lingkungan.


Zero Waste Adventure

Buku Zero Waste Adventure adalah buku yang ditulis oleh Siska Nirmala, seorang Travel Enthusiast. Buku ini menceritakan pengalaman Siska Nirmala dan kawan-kawannya melakukan ekspedisi nol sampah di lima gunung. Kelima gunung tersebut adalah Gunung Gede, Gunung Tambora, Gunung Papandayan, Gunung Lawu dan Gunung Argopuro. Dalam ekspedisi tersebut, Siska membagikan cara meminimalisasi sampah saat melakukan kegiatan alam bebas mulai dari tahapan pra pendakian.

Buku ini nggak Cuma membahas soal tips minim sampah saat berpetualang, tapi juga cara mengaplikasikan gaya hidup nol sampah dalam keseharian. Pada bab lain, Siska menceritakan pengalaman pribadi memulai diet kantong plastik, pembuatan komposter, dan secara perlahan mengurangi konsumsi makanan instan.

3.     


E-Waste-RJ Vol. 1 Sampah Elektronik

E-Waste-RJ Vol. 1 Sampah Elektronik adalah sebuah buku karya Muhammad Rafa Ibnusina Jafar, biasa dipanggil RJ (Rafa Jafar). Dia menulis buku ini saat duduk di kelas 6 SD di Sekolah Cikal Jakarta tahun 2015.

Buku ini membahas mulai dari bahaya hingga pengelolaan sampah elektronik (e-waste) di sekitar kita. Sampah elektronik sendiri adalah sampah yang berasal dari peralatan elektronik yang sudah tidak dapat digunakan, tidak terpakai dan menjadi barang bekas dan perlu dibuang, dalam keadaan utuh atau tidak. Limbah elektronik mengandung bahan beracun dan berbahaya  (B3) yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan. Melalui buku ini, Rafa ingin mengajak pembaca memahami persoalan sampah elektronik dan kemudian bergerak bersama mengatasi sampah elektronik, terutama skala rumah tangga.

4.


Sustaination – Zero Waste Bukan Sekedar Tentang Plastik

Dalam buku pertamanya, Dwi Sasetyaningtyas (Founder dan CEO Sustaination) atau yang akrab disapa Tyas, menuliskan esensi dari Sustaination yaitu Sustainable Nation. Buku ini bercerita mengenai cara memulai gaya hidup berkelanjutan dan minim dampak yang dipaparkan secara detail dan komprehensif. Ia menitikberatkan bahwa zero waste bukan hanya perkara tentang plastik.

Buku ini ditulis dengan bahasa yang mudah dimengerti dan relevan untuk dipraktikan dalam kehidupan sehari-hari, buku ini menjadi sebuah perkenalan yang tepat untuk belajar dan memulai gaya hidup minim sampah. Setelah mengakrabi buku ini, bersiaplah tersadar dan menjadi manusia yang hidup berkelanjutan.


Bye-Bye Sekali Pakai

Kita hidup di era serba nyaman dan instan ketika barang-barang yang sekali pakai telah menjadi bagian dari keseharian kita. Tanpa kita sadari, tempat pembuangan sampah tak lagi dapat menampung, milyaran ton sampah terbengkalai meracuni tanah dan mencemari lautan. Kita telah mencapai titik di mana gerakan zero waste benar-benar diperlukan untuk menjaga masa depan ekosistem bumi.

Berangkat dari hal tersebut, penulis DK. Wardhani atau biasa dipanggil Dini kembali menulis sebuah buku yang berkaitan dengan lingkungan dengan judul ‘Bye-Bye Sekali Pakai’. Buku Bye-Bye! Sekali Pakai mengajak kita untuk melihat kembali penggunaan sumber daya alam yang tidak bijaksana, dan dampaknya untuk masa depan bumi.

 

Sumber :

Waste4Change

Aliansi Zero Waste


(Nurul Huda Am. Zen Arief - 13/ Rhizophora mucronata)

Rekomendasi Film dan Buku untuk Menemukan Alasan "Why Zero Waste" Rekomendasi Film dan Buku untuk Menemukan Alasan "Why Zero Waste" Reviewed by Green Community on 18.29.00 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.